Panduan Pertanyaan Umum

FAQ Epidplus

Ringkasan pertanyaan umum untuk alur kerja Epidplus saat ini: pencatatan kasus, SKDR/W2, sinyal dini, PE/KLB, intervensi, pelacakan kontak, analisis, peta, portal pelaporan, impor RME, keamanan, dan paket layanan.

Alur Surveilans Inti

Cara Epidplus menghubungkan kasus, SKDR/W2, sinyal dini, PE/KLB, dan respons lapangan.

Catatan

Apa alur kerja utama yang didukung Epidplus saat ini?

Epidplus dimulai dari pencatatan kasus individu, lalu mengalir ke laporan SKDR/W2, analisis agregat, peta geospasial, sinyal awal, prediksi alert, penyelidikan epidemiologi, workspace KLB, intervensi, dan pelacakan kontak.

Unit yang memakai paket lengkap juga dapat mengaktifkan portal publik/jejaring, impor RME, skrining sindromik, data sasaran, kalender epidemiologi, memori institusi, serta intelijen situasi global.

Apa hubungan Data Kasus dengan laporan W2?

Data Kasus menjadi sumber register harian. Saat laporan W2 dibuat, sistem menarik agregat mingguan dari kasus yang sudah tercatat agar angka SKDR tidak terpisah dari data operasional unit.

Jika ada koreksi agregat yang belum sempat dimasukkan sebagai kasus individu, W2 dapat dinaikkan secara manual dan sistem menandainya sebagai diskrepansi. Angka manual itu tidak otomatis menjadi data pasien di Analisis Data.

Penting

Mengapa saya tidak bisa menurunkan jumlah kasus W2 di bawah angka tertentu?

Sistem menjaga angka minimum berdasarkan kasus riil yang sudah tersimpan di register harian. Pembatasan ini mencegah laporan agregat mingguan lebih rendah dari jumlah kasus yang benar-benar tercatat di unit.

Bagaimana alert dini ditindaklanjuti?

Sinyal awal dan prediksi alert membantu menandai lonjakan atau ambang penyakit. Setelah diverifikasi, petugas dapat melanjutkan ke Formulir PE, Workspace KLB, Intervensi, atau Pelacakan Kontak sesuai konteks kejadian.

Tujuannya adalah menjaga jejak dari deteksi sampai respons, bukan sekadar menampilkan notifikasi.

Data, Impor & Integrasi

Pengelolaan data kasus, RME, penyakit, wilayah, jejaring, kader, dan portal pelaporan.

Apakah Epidplus mendukung impor data RME atau spreadsheet?

Ya. Unit dengan hak akses impor dapat memasukkan data kunjungan atau kasus secara massal dari RME maupun spreadsheet. Proses impor memakai validasi, pemetaan kolom, pengecekan duplikasi, dan pemetaan diagnosis agar data yang masuk tetap konsisten dengan kamus SKDR.

Bagaimana kode penyakit dan pedoman SKDR dikelola?

Kamus penyakit dan konfigurasi MDM dapat dikelola oleh admin melalui modul MDM Penyakit. Aplikasi juga menyimpan versi pedoman aktif agar aturan penyakit, kode diagnosis, dan informasi klinis dapat diperbarui tanpa memecah alur kerja petugas.

Apa bedanya portal publik, portal jejaring, dan manajemen kader?

Portal publik digunakan untuk pelaporan masyarakat atau mitra eksternal sesuai konfigurasi unit. Portal jejaring/jaringan membantu sumber laporan di luar fasilitas inti, sedangkan Manajemen Kader mengelola data kader dan kanal pelaporan yang lebih terstruktur.

Semua akses ini tetap mengikuti pengaturan fitur paket dan batasan unit agar data tidak tercampur antar organisasi.

Privasi & Keandalan Keamanan

Ringkasan perlindungan data sensitif seperti NIK, nama, dan akses terhadap data pasien.

Tip

Apakah data sensitif pasien aman di Epidplus?

Epidplus dirancang dengan isolasi data per unit, kontrol akses berbasis peran, audit log, dan perlindungan identitas pasien. Data sensitif seperti NIK diproses dengan pendekatan enkripsi/hash sesuai kebutuhan alur agar pencarian, deteksi duplikasi, dan privasi tetap seimbang.

Akses ke data operasional, portal publik, ekspor, dan tindakan admin tetap dibatasi oleh sesi pengguna, unit kerja, serta fitur paket yang aktif.

Siapa yang bisa melihat audit log dan pengaturan keamanan?

Audit log unit tersedia untuk pengguna yang diberi hak akses sesuai paket dan peran. Pengaturan keamanan sistem yang lebih luas, seperti posture keamanan dan audit global, berada di area admin.

Apakah ada dokumen legal yang bisa dibaca pengguna?

Ya. Halaman publik menyediakan Kebijakan Privasi, Syarat & Ketentuan, dan Perjanjian Pemrosesan Data. Tautannya tersedia dari halaman Tentang dan bagian bawah halaman publik.

Paket, Akses & Admin

Penjelasan fitur terkunci, paket layanan, admin unit, dan dukungan operasional.

Mengapa beberapa menu atau tombol terkunci?

Epidplus memakai konfigurasi paket layanan. Fitur seperti ekspor W2, impor RME, portal publik, skrining sindromik, data sasaran, sinyal dini, atau analisis tingkat lanjut hanya muncul atau aktif bila paket unit mengizinkannya.

Admin dapat meninjau paket melalui area Paket Layanan, sementara pengguna fasilitas akan melihat status terkunci di halaman terkait.

Apa saja paket yang tersedia saat ini?

Konfigurasi bawaan menyediakan Uji Coba, Esensial, dan Lengkap. Uji Coba membatasi jumlah data operasional inti, Esensial membuka alur inti surveilans harian, sedangkan Lengkap menambahkan impor RME, portal multi-sumber, skrining, sinyal dini, dan kemampuan lanjutan lainnya.

Di mana pengguna meminta bantuan atau melaporkan kendala?

Pengguna yang sudah masuk dapat memakai halaman Bantuan untuk mengirim pertanyaan penggunaan, usulan fitur, laporan bug, atau masukan lain. Admin dapat meninjau umpan balik tersebut dari area admin.

Panduan Cara Penggunaan Umum

Langkah cepat untuk alur kerja yang paling sering dipakai setiap hari di unit.

Bagaimana cara menambahkan data pasien atau kasus baru?

Ikuti alur berikut agar data pasien, penyakit, domisili, dan status klinis tercatat lengkap.

  1. Buka menu Data Kasus dari navigasi samping atau navigasi bawah di mobile.
  2. Klik Tambah Kasus.
  3. Masukkan identitas pasien sesuai kebutuhan operasional unit.
  4. Lengkapi domisili, lokasi, dan pilih Nama Penyakit sesuai kamus SKDR.
  5. Tentukan status medis, klasifikasi kasus, dan status akhir pasien.
  6. Klik Simpan Data. Kasus akan ikut menjadi dasar agregasi, analisis, peta, dan W2 sesuai minggu epidemiologi.

Bagaimana alur pengisian Laporan Mingguan W2 yang benar?

Pengisian W2 yang baik dimulai dari pemilihan minggu pelaporan yang tepat dan pengecekan angka otomatis dari Data Kasus.

  1. Buka menu Laporan W2.
  2. Pilih tahun dan minggu pelaporan.
  3. Periksa angka agregat yang dimuat otomatis dari Data Kasus minggu tersebut.
  4. Jika ada temuan tambahan yang belum sempat diinput satu per satu, Anda dapat menaikkan angkanya dan sistem akan memberi penanda diskrepansi.
  5. Isi total kunjungan pasien di bagian bawah form.
  6. Pastikan seluruh angka benar lalu tekan Kunci Laporan untuk finalisasi.

Bagaimana cara menangani Sinyal Peringatan Dini atau alert SKDR?

Alert yang masuk sebaiknya diverifikasi dulu secara epidemiologis sebelum dilanjutkan ke tindak lanjut lapangan.

  1. Buka menu Sinyal Alert ketika ada indikator lonjakan kasus.
  2. Klik alert untuk melihat rincian penyakit dan lokasi unit terkait.
  3. Jika lonjakan terverifikasi valid, lanjutkan ke Formulir PE, Workspace KLB, Pelacakan Kontak, atau Intervensi sesuai kebutuhan lapangan.

Di mana saya bisa mengatur tema layar atau mode performa?

Buka Pengaturan dari navigasi aplikasi. Dari sana Anda dapat mengganti mode terang atau gelap, mengatur preferensi tampilan, dan mengaktifkan Super Swift Mode bila perangkat atau jaringan terasa lambat.

Masih ada pertanyaan yang belum terjawab? Baca Tentang Epidplus, buka halaman Bantuan setelah masuk, atau hubungi admin wilayah agar kami bisa membantu mengarahkan alur yang paling sesuai untuk unit Anda.